Matriks, ialah sekelompok bilangan yang tersusun dalam segi-empat 2-dimensi. Di dalam MATLAB, matriks didefinisikan dengan jumlah baris dan kolomnya.
Penulisan sebuah matriks :
>> A=[1 2 3;4 5 6;7 8 9]
A =
1 2 3
4 5 6
7 8 9
Untuk mengetahui ukuran dari matriks yang ada, kita bisa gunakan command size.
>> size(A)
ans =
3 3
>> [baris,kolom]=size(A)
baris =
3
kolom =
3
>> Matriks Khusus
# membuat matriks satuan (semua elemennya berisi angka 1)
>> ones(2,5)
ans =
1 1 1 1 1
1 1 1 1 1
# membuat matriks nol (semua elemennya berisi angka 0)
>> zeros(2,4)
ans =
0 0 0 0
0 0 0 0
# membuat matriks identitas berukuran n×n (semua elemen diagonal bernilai 1, sementara lainnya bernilai 0)
>> eye(3)
ans =
1 0 0
0 1 0
0 0 1
>> Indeks : digunakan untuk menunjuk satu/beberapa elemen dari matriks. Indeks dituliskan di dalam tanda kurung ( ) dengan pola umum :
nama_matriks( indeks_baris , indeks_kolom )
>> A(1,3)
ans =
3
>> A(3,:)
ans =
7 8 9
>> A(2,2:3)
ans =
5 6
Dengan menggunakan indeks, kita bisa mengubah nilai elemen matriks yang telah ada.
>> A(1,2)=19
A =
1 19 3
4 5 6
7 8 9
>> Membuat Deret
deret = nilai_awal : inkremen : nilai_akhir
Inkremen harus bilangan bulat positif atau negatif
Khusus untuk inkremen = 1 –> deret = nilai_awal : nilai_akhir
linspace(a,b,n) –> membuat vektor baris berisi n titik yang terpisah merata secara linier antara a dan b.
logspace(a,b,n) –>membuat vektor baris berisi n titik yang terpisah merata secara logaritmik antara 10^a dan 10^b.
>> x=0:2:10
x =
0 2 4 6 8 10
>> linspace(0,10,4)
ans =
0 3.3333 6.6667 10.0000
>> Membentuk-Ulang Matriks
fliplr(A) –>menukar posisi elemen matriks A secara melintang, yaitu sebelah kiri ditukar dengan sebelah kanan.
flipud(A) –> menukar posisi elemen matriks A secara membujur, yaitu sebelah atas ditukar dengan sebelah bawah.
rot90(A) –> merotasi posisi elemen matriks A berlawanan arah jarum jam sejauh 90°.
reshape(A,m,n) –> menyusun ulang elemen matriks A menjadi berukuran m×n. Harus diingat bahwa jumlah elemen A harus sama dengan m×n.
No comments:
Post a Comment